Sabtu, 17 November 2012

Shortcut Windows




Kita seringkali menggunakan shortcut saat menggunakan OS Windows untuk mempercepat saat melakukan suatu proses, seperti Ctrl+C atau Windows+E dan sebagainya, namun masih banyak shortcut yang belum kita ketahui. sekedar informasi, saya mau berbagi tips shortcut di Windows.

Daftar Shortcut :
  • Win + 1 (ditekan barengan) atau Win + 2 atau Win + 3 dst. Tombol ini akan memunculkan program yang ada di taskbar kamu. Dengan ini kamu bisa berpindah ke program lainnya yang ada di taskbar.
  • Win + Alt + 1 atau Win + Alt + 2 atau Win + Alt + 3 dst. Tombol ini sama saja seperti kamu mengklik kanan program yang ada di taskbar.
  • Win + T berguna untuk memunculkan thumbnail dari program yang ada di taskbar kamu. Sama saja seperti mouse kamu bergerak ke arah program yang ada di taskbar.
  • Win + Home akan me-minimize semua program yang muncul di desktop kamu kecuali program yang sedang kamu pakai.
  • Win + B dipakai untuk memilih menu yang ada di system tray, berguna jika mouse kamu sedang rusak.
  • Win + Up atau Win + Down dipakai untuk me-maximize atau me-minimize program yang sedang kamu pakai.
  • Alt + Esc kegunaannya sama seperti Alt + Tab, bedanya kalau Alt + Esc tidak menampilkan thumbnail dulu tapi langsung pindah ke program lainnya.
  • Win + Pause / Break untuk membuka jendela system properties kamu.
  • Ctrl + Esc kegunaannya sama seperti menekan tombol Windows kamu untuk memunculkan start menu.
  • Ctrl + Shift + Esc untuk memunculkan Windows Task Manager, soalnya kalau menekan Ctrl + Alt + Del di Windows 7 maka tidak langsung membuka Windows Task Manager tapi pilih menunya dulu.
  • Alt + Space untuk memunculkan menu windows system yang bisa dipakai untuk minimize, maximize, close, move, dll.
Beberapa Shortcut dalam Windows Explorer :
  • Alt + Up akan berpindah ke 1 level folder di atasnya.
  • Shift + F10 sama saja seperti klik kanan.
  • Shift + Del bisa dipakai jika file/folder yang kamu ingin hapus tidak mau ditampung di Recycle Bin.
  • Ctrl + Shift + N untuk membuat folder baru.
  • Alt + Enter untuk membuka properties dari file/folder kamu. # F2 untuk mengganti nama file/folder.
  • F3 untuk melakukan pencarian.
  • F6 untuk mengganti ke menu lainnya di windows explorer, seperti location bar, options bar, panel kiri dan panel kanan.
  • F10 untuk memunculkan/menghilangkan file menu.
Tambahan :

  • ALT + Space + X : Maximize window
  • Windows + M : Minimize all open windows
  • ALT + Tab : Berpindah antara jendela
  • CTRL + Shift + Esc : Task Manager (sama fungsinya dgn Ctrl + Alt + Del)
  • Tombol Windows + F = Search
  • Tombol Windows + D = Sembunyikan / Tampilkan semua jendela
  • Alt + Esc : Beralih di antara aplikasi yang berjalan
  • Ctrl + F4 : Menutup dokumen yang aktif atau kelompok windows (tidak bekerja dengan beberapa aplikasi)
  • Alt + F4 : Keluar aplikasi aktif atau menutup jendela layar yang aktif
  • Alt + [-] Menu Buka Control untuk dokumen yang aktif
  • Shift + Windows + M Undo meminimize semua jendela yang terbuka
  • Windows + Break Membuka kotak dialog Properti Sistem
Acessability shortcuts :

  • SHIFT Kanan selama delapan detik ........ Menghidupkan dan mematikan FilterKeys
  • ALT Kiri + SHIFT kiri + PRINT SCREEN ....... Menghidupkan dan mematikan Switch High Contrast
  • ALT Kiri + SHIFT kiri + NUM LOCK ....... Menghidupkan dan mematikan MouseKeys
  • SHIFT sebanyak 5 kali : Menghidupkan dan mematikan StickyKeys
  • NUM LOCK selama lima detik Menghidupkan dan mematikan ToggleKeys
Semoga bermanfaat

32 bit vs 64 bit Operating System



32 bit vs 64 bit


Saat ini komputer PC baik laptop maupun desktop yang menggunakan sistem operasi Windows umumnya tersedia dalam dua jenis, menggunakan Windows versi 32-bit atau versi 64-bit. Perbedaannya ialah jumlah informasi yang mampu ditangani oleh prosesor PC pada saat tertentu. Sedangkan komputer yang dirancang untuk sistem operasi 64-bit memiliki potensi kinerja komputer yang jauh lebih besar, sehingga memerlukan perubahan mendasar dalam merancang sebuah software untuk sistem operasi 64-bit.


Kata “bit” mengacu pada cara komputer menangani informasi dalam kode binary, dimana seluruh data dikenali sebagai serangkaian angka digit yang terdiri dari 1 atau 0. Masing-masing digit dihitung sebagai satu bit, yang artinya prosesor 32-bit dapat memproses 32 digit sekaligus.

Software untuk komputer dengan prosesor 32-bit termasuk sistem operasi seperti Windows, memiliki keterangan khusus untuk menyesuaikan dengan jenis prosesor, hal yang sama juga berlaku pada prosesor 64-bit. Microsoft memproduksi Windows XP dan Vista edisi 32-bit dan 64-bit dan melakukan hal yang sama pada Windows 7.

Ada pula batasan matematis yang signifkan terhadap dua jenis prosesor. Prosesor 32-bit hanya dapat bekerja dengan kapasitas memori maksimal mencapai 4GB dan ini biasanya dibatasi 2GB untuk setiap satu DIMM memory. Sementara prosesor 64-bit secara teori, dapat bekerja dengan kapasitas memory hingga 17 juta GB. Prosesor 64-bit juga mampu menangani tugas hingga dua kali lebih cepat.

Keterbatasan memori untuk prosesor 32-bit mulai terlihat jelas ketika Windows Vista, yang memerlukan memory kapasitas besar dan kerap kesulitan menjalankan beberapa program secara bersamaan, bahkan bila menggunakan memory dengan kapasitas penuh hingga 4GB sekalipun.

Sebelumnya, mustahil setiap satu program memerlukan lebih dari 2GB memori, namun beberepa video game moderan kini telah melebihi batas tersebut. Alasan inilah yang membuat prosesor 64-bit menjadi sangat pupuler, sehingga jumlah pelanggan yang tertarik untuk membeli sistem operasi 64-bit makin meningkat.

Windows edisi 64-bit dapat menjalankan sebagian besar software yang dirancang untuk edisi 32-bit melalui modus kompatibitas khusus, namun hasilnya bisa sangat bervariasi. Menggunakan sistem operasi 64-bit juga bisa menimbulkan sedikit masalah pada driver, yang merupakan bagian kecil software untuk mengkordinasi setiap perangkat hardware dengan sistem operasi.